Transformasi Sistem Daar El-Waseelah, Sebuah Sejarah Manis Bertintakan Emas

Transformasi Sistem Daar El-Waseelah, Sebuah Sejarah Manis Bertintakan Emas
Wednesday, October 9, 2019


Sesi perfotoan bersama para wisudawan Dar El-Waseelah yang dilaksanakan pada Selasa (9/10). (Sumber: Dok. Informatika/Feliani)

Informatikamesir.com, Kairo - Dibalik pelaksanaan wisuda perdana Daar El-Waseelah yang dilaksanakan pada Selasa (9/10), terdapat sejarah manis bertintakan emas yang terselip di dalamnya. Terhitung sebanyak 73 wisudawan/ti yang diwisudakan dalam momen indah ini.  

Adapun tema yang digaungkan dalam peristiwa agung nan memorable ini adalah “Semarak Membumikan Al-Quran Demi Terwujudnya Azhary Berakhlaq Qurani”.

Faktanya, Markaz Al-Quran Daar El-Waseelah yang didirikan pada tahun 2015 ini telah memiliki asrama sedari 2016.

Dengan beranggotakan 12 santriwan/ti di awal mula pendiriannya, ternyata kini Daar El-Waseelah telah tercatat memiliki 4 asrama banat dan 2 asrama banin dengan komposisi anggota keseluruhan yang berjumlah 154 orang dengan klasifikasi 81 anggota di asrama banin dan 73 anggota di asrama banat.

Daar El-Waseelah memang memiliki nilai plus tersendiri. Bukan hanya bergerak dibidang Al-Quran, Daar El- Waseelah pun juga ikut merambah di bidang pendidikan dan bahasa Arab.

Program tahsin dan tahfidz sendiri dipimpin oleh para pengajar yang amat mumpuni semisal Ahmad Abdul Qodir Asy-Syarqowi, Mahmod Sayyid Al-banna dan Muhammad Ahmad Muhammad Abdul 'Al Salam.

Pada tahun 2017, Daar El-Waseelah telah berhasil mencetak hafidz pertamanya. Fahmi Rizky Maulana, Lc., Dipl. namanya.

Perfotoan bersama para pembimbing dan perwakilan panitia pelaksana di sela-sela acara wisuda Dar El-Waseelah yang dilaksanakan di aula Sholah Kamil. (Sumber: Dok. Informatika/Feliani)

Ditahun yang sama, Daar El-Waseelah juga berupaya untuk memperketat sistem dan regulasinya dengan cara menanyakan kembali kesiapan dan komitmen seluruh santri yang bermukim di asrama Daar El-Waseelah saat itu.

“Apakah akan mengambil program satu tahun atau satu setengah tahun?” kurang lebih seperti itulah pertanyaan yang dilontarkan kepada seluruh anggota mukim Daar El-Waseelah waktu itu.

Diharapkan dengan dilakukannya hal tersebut, para anggota Daar El-Waseelah akan lebih aktif dan tentunya akan berdampak pada pencapaian studi mereka perminggunya.

Dengan sistem yang baik dan berbagai program yang ada, Daar El-Waseelah kini telah berhasil mencetak 21 hafidzah dan 9 hafidz pada wisuda perdana yang dilaksanakan di tahun 2019 ini. 24 peserta tahsin dari banat serta 19 peserta tahsin dari banin juga turut diwisuda pada tahun ini.

“Ahamdulillah antusias kalangan Masisir yang hadir ini telah menghilangkan letih saya khususnya dalam mempersiapkan acara ini,” ujar Sigit Subagia selaku direktur Daar el-Waseelah sekaligus ketua pelaksana wisuda perdana Daar El-Waseelah yang dilaksanakan di aula Sholah Kamil, Kairo ini.


Reporter: Feliani Fahila
Editor: Muh. Nur Taufiq al-Hakim




Open Comment
Close Comment

0 Response to "Transformasi Sistem Daar El-Waseelah, Sebuah Sejarah Manis Bertintakan Emas"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel