Seminar Hadis Rumah Syariah, Takhrij Hadis Bukan Sekedar Teori - Informatika Mesir

Breaking

Sabtu, 16 Februari 2019

Seminar Hadis Rumah Syariah, Takhrij Hadis Bukan Sekedar Teori

 Pemaparan materi oleh Ustaz Aditya Wirawan, LC. (foto:panitia)

Kairo, informatikamesir.com- Jumat (15/2) Rumah Syariah adakan Seminar Keilmuan dalam bidang hadis yang bertemakan Takhrij Hadis Antara Teori dan Praktek. Diampu oleh Ustaz Aditya Wirawan, Lc. dan dilaksanakan selama dua hari, bertempat di Rumah Syariah dan PMIK. Seminar ini diikuti oleh tiga puluh peserta banin dan banat.

Acara berjalan lancar dan disertai antusias peserta dalam mengikuti Seminar. Hal ini dapat dilihat dari kedisiplinan para peserta yang datang awal waktu sesuai ketetapan panitia Seminar, serta aktifnya peserta pada sesi tanya jawab.

Sebagaimana pemaparan pemateri, motivasi dari takhrij itu sendiri ialah melatih ketelitian dalam memahami kedudukan hadis serta paham betul mana hadis yang sahih mana yang daif. “Dari latihan teori dan praktek takhrij hadis ternyata bisa merasakan betapa letihnya para ulama dalam pentingnya menjaga keutuhan suatu informasi,” Jelas Ustaz Aditya saat Seminar berlangsung.

"Sebelumnya saya sudah pernah belajar baik teori maupun praktek takhrij hadis dikelas kelas 3 Aliyah. Namun itu tidak sampai mendetail dalam pembahasan metode takhrijnya. Alhamdulillah setelah mengikuti seminar takhrij kemarin saya merasa lebih puas. Pembahasan metodenya lebih mendetail. Dari kedetailan tersebut membuka rasa kesadaran diri yang lebih akan kedetailan para Ulama dalam menjaga keutuhan informasi yang besumber langsung dari Nabi Muhammad SAW". Tutur Muhammad Maulana iqbal, Mahasiswa fakultas Ushuluddin tingkat 1 selaku peserta.

Pelaksanaan praktek oleh peserta (foto:panitia)

"Sangat membantu, kenapa? Karena salah satu tujuan dari takhrij hadist ini untuk mengetahui keadaan sebuah hadis. Nah dengan ini, kita sebagai duta agama seyogianya memiliki kemampuan untuk menelaah sebuah hadis lewat takhrij ini. Dan yang menarik, kita tidak hanya disuap oleh muatan teori saja, tapi kita diberikan kesempatan untuk mengkaji. Minimal kita dapat menunjukkan lokasi sebuah hadis di buku-buku primer," Tutur Tasdieq ulil amri, Mahasiswa Fakultas Dirrosat tingkat 1.

Seminar ini merupakan agenda bulanan Rumah Syariah. Dalam pelaksanaanya, Muhammad Akbar selaku ketua Rumah Syariah menyampaikan "Kami hanya menampung sebagian mahasiswa yang benar-benar ingin memahami keilmuan Islam secara mendalam, didasari kurangnya tempat untuk menampung banyak peserta sehingga mengharuskan menyeleksi para peserta," Keluhnya.

Pada kesempatan kali ini, Seminar lebih mengedepankan kitab klasik berupa turots yang sebelumya bermetodekan sebuah aplikasi modern. Seminar ini juga merupakan perpanjangan tangan dari mustholahul hadis madah dari Fakultas Syariah tingkat satu.

Seminar ditutup dengan pemberian kitab dari ketua panitia kepada pembimbing sebagai tanda penghormatan terhadap dedikasinya sebagai pengampu Seminar Takhrij Hadis.


Reporter: Efni Susanto
Editor: Muhammad Habiburahman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar