Semangat Sahabat al-Aqsho Selamatkan al-Quds - Informatika Mesir

Breaking

Sabtu, 08 September 2018

Semangat Sahabat al-Aqsho Selamatkan al-Quds

Ika Rais, S.Kom sedang menyampaikan materi. (foto: Nafilah) 

Kairo, Informatika.com - Aktifis Sahabat al-Aqsho, Ika Rais, S. Kom sangat antusias memberikan materi seputar al-Aqsho untuk mendorong semangat para pemuda dalam membangkitkan jiwa keimanan serta kemanusiaan melalui sejarah Islam. Bertempat di Aula Griya Jateng pada Jumat (7/9). Acara ini mendapat respon yang baik dari masisirwati.

Acara yang diadakan oleh Persis ini bekerja sama dengan Wihdah PPMI Mesir dan dua kekeluargaan yang ada di Mesir lainnya (Gama Jatim dan KMM). Acara ini pun sukses memberi acuan untuk lebih semangat lagi dalam mengenal sejarah Islam pada umumnya dan mengenai sejarah al-Aqsho pada khususnya.

Ibu yang akrab dengan sapaan Ibu Ika itu menuturkan, bahwa hal yang paling penting di dunia ini adalah memperjuangkan kebebasan al-Aqsho. Sebab perintah jihad pertama adalah membebaskan Baitul Maqdis.

“Perjuangan memang tidak akan pernah selesai sampai Bendera Islam tegak di Baitul Maqdis,” tutur Ibu Ika Rais, saat menyampaikan materi sore itu.

Ibu Ika tidak hanya memberikan semangat mengenai kebebasan al-Aqsho, akan tetapi beliau juga memberikan semangat bagi para peserta yang turut hadir dalam acara bincang santai itu, untuk mempelajari sejarah islam lebih luas dan lebih dalam dengan menggunakan bantuan kitab-kitab Turats karya para Ulama Sejarah dan juga Ulama Tafsir. Seperti karya-karya ulama ternama dalam ilmu tafsir, Ibnu Katsir.

“Saya bisa merasakan betapa pentingnya ilmu sejarah dalam kehidupan kita, yang awalnya saya kurang suka sejarah, tapi setelah mengikuti alur penyampaian beliau hati saya mulai tergerak untuk bisa suka sejarah, bahkan yang awalnya saya tidak banyak tahu tentang istilah-istilah yang digunakan dalam islam yang biasanya hanya tahu bahasa modernnya saja alhamdulillah sekarang jadi tahu.” kata salah satu panitia yang ditemui saat setelah selesai acara sore menjelang magrib itu

“Saat saya mendengar penuturan beliau mengenai al-Aqsho, sekarang saya bisa lebih terbuka cara berpikir tentang al-Aqsho, dan memang benar bahwa selama ini kita sangat kekurangan informasi tentang al-Aqsho.” ujar Sumayyah, salah satu peserta yang ikut berpartisipasi.

Selain menyampaikan materi, kontribusi lain Ibu Ika dalam menyukseskan acara ini adalah beliau membawa peta wilayah al-Aqsho dan sekitarnya. Peta ini digunakan sebagai penunjang dalam menyampaikan materi.


Reporter: Nafilatul Umah
Editor: Mufida Afiya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar