Membumikan Pencak Silat Melalui Festival Pencak Silat - Informatika Mesir

Breaking

Selasa, 18 September 2018

Membumikan Pencak Silat Melalui Festival Pencak Silat

Para peserta festival pencak silat dan tamu undangan berfoto bersama. (foto:faiz)

Kairo, Informatikamesir.com - Dalam rangka membumikan pencak silat, Pusat Kebudayaan Indonesia selenggarakan acara Festival Pencak Silat yang bertempat di Roman Theater Gezira Youth Center Zamalek, Kairo, Mesir. Pada Sabtu (15/9).

Upacara ini dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia Bapak Drs. Helmy Fauzy, Direktur Artistik Kantor Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Mohammad Islam Thariq dan Direktur Gezira Youth Center Mr. Amjad Zaghloul serta dimeriahkan masyarakat setempat khususnya Mesir.

Pada festival budaya pencak silat, peserta pelatihan Tapak Suci mencapai 500 orang lebih, 90% di antaranya adalah orang Mesir. Para peserta mempresentasikan seni silatnya dengan pertunjukan seni yang indah, memperagakan gerakan yang menggugah rasa takjub audiens diiringi rasa sukacita dan tepuk tangan yang meriah atas penampilan yang memukau. Penampilan semakin memukau ketika gerakan seni silat ditampilkan anak-anak yang melompati cincin api.

Kemudian, Duta Besar Republik Indonesia Bapak Drs. Helmy Fauzy dalam kesempatannya mengatakan, Pencak silat adalah pertahanan seni bela diri yang berasal dari Indonesia. Ia juga merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang saat ini tetap dilestarikan, sehingga seni bela diri ini tetap eksis dikenal secara luas di seluruh dunia termasuk di Mesir.

Sementara itu, Direktur Gezira Youth Center Mr. Amjad Zaghloul mengungkapkan, "Saya merasa bahagia dan bersuka ria atas upacara ini, membangun kerja sama yang bermanfaat dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo. Hal ini tidak lain bahwa, merupakan perpanjangan dari upacara budaya yang berlangsung beberapa waktu lalu di tempat yang sama, yaitu sebagai penyebaran budaya Indonesia kepada rakyat Mesir dan perwujudan memperkuat persaudaraan antara Indonesia dan Mesir.

Turut hadir Atase Pendidikan dan Budaya di Kedutaan Besar Indonesia Bapak Dr. Usman Shihab menjelaskan, "Pelatihan seni silat terhitung sejak 2011. Pada saat itu dalam evolusi konstan, kemudian menarik perhatian orang Mesir untuk mengajarkan kepada anak-anak mereka, sehingga seni silat menjadi pusat perhatian bagi mereka."

Ia juga menjelaskan, bahwa jumlah peserta mencapai lebih dari 400 peserta, semuanya orang Mesir. Pelatihan dibimbing oleh 9 pelatih, diantaranya pelajar Indonesia yang belajar di Mesir yang dahulunya telah belajar seni silat dari Indonesia, kemudian dibantu 5 pelatih Mesir dan 35 asisten terlatih dari Mesir.

Setelah penampilan-penampilan pencak silat selesai diselenggarakan. Di akhir sesi tidak lupa para peserta dan seluruh elemen yang hadir turut mengabadikan momen dengan foto bersama.


Reporter : Faiz Wildan
Editor : Umar Syahri, Muhammad Habiburahman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar