KSW Open, Jalin Silaturahim antar Masisir dengan Bulu Tangkis - Informatika Mesir

Breaking

Sabtu, 08 September 2018

KSW Open, Jalin Silaturahim antar Masisir dengan Bulu Tangkis

Muhammad Munif selaku gubernur KSW menyerahkan piagam dan hadiah kepada Hasanul Kamil Huda/Sakdillah Tarsi Mawi, pemenang KSW Open cabang ganda putra (Foto: Faqih) 

Kairo, Informatikamesir.com— Divisi Olahraga Kelompok Studi Walisongo (KSW) sukses menggelar kompetisi bulu tangkis se-Masisir yang dinamakan KSW Open pada Sabtu (8/9). Bertempat di salah satu gedung olahraga Wafa Amal di kawasan Hay Sabi’. Kompetisi bulu tangkis ini menggunakan sistem ganda putra dan tunggal putri sebagai cabang permainan yang akan dikompetisikan untuk para pemain yang mewakili kekeluargaannya.

Kompetisi ini pun disambut dengan antusias yang tinggi dari seluruh kalangan Masisir yang ditandai dengan datangnya sebagian besar dari perwakilan setiap kekeluargaan Masisir di kota Kairo.
Kompetisi ini dilaksanakan dengan sistem gugur. Dimulai dengan berlaganya para pemain ganda putra hingga babak semifinal, dilanjutkan dengan berlaganya para pemain tunggal putri hingga selesai yang kemudian diakhiri dengan final ganda putra dan penyerahan hadiah.

Di babak final ganda putra, Saudara Hasanul Kamil Huda/Sakdillah Tarsi Mawi dari Keluarga Mahasiswa Kalimantan Mesir (KMKM) keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan pasangan ganda putra Mursalin A. Rani/Puji Alfaed selaku perwakilan Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA). Adapun di cabang tunggal putri, saudari Izzatul Ummah dari Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) dikalahkan oleh saudari Septa Rillani dari Keluarga Mahasiswa Jawa Timur (GAMAJATIM).

Menurut keterangan dari Dhiyauddin Ahmad selaku ketua panitia KSW Open, teman-teman panitia yang kurang lebih berjumlah 16 orang, telah berusaha menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh pemain dengan disediakannya tempat khusus bagi mereka dan para pendukungnya termasuk juga tempat bersantai di sela-sela pertandingan. Semenatara untuk kendala yang terjadi dalam kepanitiaan ini adalah adanya pemain yang sudah mendaftarkan diri ke panitia, namun tidak hadir ketika kompetisi tengah berlangsung sehingga membuat panitia sedikit kebingungan. Sedangkan tujuan utama diadakannya kompetisi ini adalah sebagai tempat silaturahim kawan-kawan Masisir dengan bulu tangkis menjadi medianya.

Menurut Dhiya juga, tercatat bahwa kompetisi ini merupapakan kali pertama bagi kepengurusan KSW dalam menyelenggarakan kompetisi bulu tangkis se-Masisir. “Kami dari KSW ingin mengadakan sesuatu yang berbeda dari tahun kemarin. Insya Allah, acara ini akan terus diadakan di tahun-tahun berikutnya,” tambah Dhiya ketika sesi wawancara dengan kru Informatika.


Reporter:  M. Nur Taufiq Alhakim
Editor: Mufida Afiya, Muhammad Habiburahman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar