Silaturahmi Akbar Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Festival Buku Masisir Bersama PMIK - Informatika Mesir

Breaking

Selasa, 07 Agustus 2018

Silaturahmi Akbar Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Festival Buku Masisir Bersama PMIK

Dokumentasi Seminar Ilmiah oleh Dr. Ahmad Syarnubi dan Dr. Muhammad Salim Abu Ashi
Kairo, Informatikamesir.com - Silaturahmi Akbar dan Festival Buku Masisir diselenggarakan oleh Senat Fakultas Ushuludin—yang dalam hal ini—bekerja sama dengan PMIK Mesir. Acara diadakan pada Ahad 05 Agustus 2018, di Shalah Kamil Universitas al-Azhar, Hayyu Sadis, Madinat el-Nasr, Kairo Mesir. Silaturahmi ini mempunyai berbagai rentetan acara di antaranya; Seminar Ilmiah (Peradaban Islam; antara Realita dan Cita-cita), Takrîm an-Nâjihîn dan Festival Seni Budaya Indonesia, yang kemudian dikemas dalam Silaturahmi Akbar.  

Acara diawali di halaman tengah dengan Festival Buku Masisir; Buku-buku Karya Masisir, Buku-buku favorit dan majalah, Meet and Greet Penulis dan Workshop Kepustakaan Masisir. Tampak ramai dan meriah oleh para pengunjung ketika menyelami lautan buku dan membaca karya-karya Masisir. Meet and Greet Penulis—khususnya—membuat para pengunjung sangat antusias dalam menikmati acara tersebut, seperti adanya sentuhan baru pada jiwa mereka. Bincang santai berbagai hal mengenai pengalaman menulis dan kendala ketika proses tulis-menulis. Di antara para penulis dan karyanya; 1. Cecep Taufikurrahman “Menuju Kiblat Ilmu”, 2. Syafri al-Hafidzullah “Jalanku”, 3. Ijra Nasrullah “Risalah Cinta Dua Agama”, 4. Diffa Siraj “Rangkulmu Dekapmu” dan 5. Nada Thursina “When I’m in Shadow”.

Kemudian dilanjutkan dengan acara Silaturahmi Akbar, yang dihadiri oleh Wakil Rektor Fakultas Ushuluddin Dr. Abdullah Muhyiddin al-Azb, dua pembicara dalam seminar ilmiah (Peradaban Islam; antara Realita dan Cita-cita) Dr. Muhammad Salim Abu Ashi dan Dr. Ahmad Syarnubi, Atdik Pak Usman Shihab, ketua dan wakil PPMI, Wihdah, Ketua Senat Ushuludin dan seluruh elemen Masisir.

Berlangsungnya acara dimulai dengan pembukaan dan berbagai sambutan. Sambutan pertama dari Wakil Rektor Fakultas Ushuluddin Dr. Abdullah Muhyiddin al-Azb, menyampaikan tentang kemoderatan al-Azhar, baik dari segi manhaj maupun akidah dan sumber Islam yang empat. Asyairah dan Maturidiyah sebagai pemikiran yang selaras dan sesuai mayoritas dipeluk oleh Ahlusunah wal Jamaah. Sambutan kedua dari Atdik Pak Usman Shihab, menyampaikan kalimat syukur dan ucapan terima kasih kepada seluruhnya—yang memeriahkan acara Silaturahmi Akbar ini. Beliau bernostalgia ketika merasakan menjadi salah satu mahasiswa Fakultas Ushuluddin dalam syu’bah akidah dan filsafat. Sambutan Pak Usman sekaligus membuka secara resmi Silaturahmi Akbar yang ditemani ketua PPMI, dengan pemukulan gong tiga kali.

Acara pertama, yaitu seminar ilmiah yang dimoderatori oleh Ust Ikhwani Syamsudin. Pada sesi awal, Dr. Ahmad Syarnubi, menyampaikan bahwa peradaban mempunyai keistimewaan, dikomparasikan dalam dua makna, yaitu al-Mâddiyah dan ar-Rûhiy. Beliau menyinggung bahwa ilmu mempunyai kedudukan penting. Hal ini dibuktikan bahwa urgennya suatu ilmu dalam sebuah peradaban yang pertama kali diajarkan, yaitu ‘bacalah’, sehingga menunjukkan kebenaran dakwah yang dibawa Nabi Muhammad Saw. Sebagaimana perintah untuk membaca—dalam hal ini berkaitan erat dengan ilmu. Sesi kedua, D. Muhammad Salim Abu Ashi mengemukakan tiga poin besar, yaitu percaya kepada Tuhan, perlindungan terhadap manusia—yang dalam hal ini merupakan dasar dari sebuah peradaban—dan terakhir sikap optimisme pada eksistensi alam semesta.

Acara kedua, Takrîm an-Nâjihîn bagi yang mendapatkan nilai Jayyid Jiddan dan Mumtaz. Baik dari perwakilan Indonesia, Mesir dan lainnya. Dilanjutkan Ushuludin Award dari nominasi-nominasi terpilih dan Workshop Kepustakaan Masisir. Acara diakhiri dengan Festival Seni Budaya Indonesia, penampilan tari-tari khas nusantara dan hiburan seperti nasyid dari IPQI, Nuzhah Voice dan lainnya serta foto bersama seluruh panitia dan Senat Ushuluddin.


Reporter : Umar Sahri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar