PPMI Mesir dan 9 Negara Asia Meriahkan Asian Culture Festival - Informatika Mesir

Breaking

Minggu, 19 November 2017

PPMI Mesir dan 9 Negara Asia Meriahkan Asian Culture Festival

Doc; Ketua dan Pembawa Acara Asian Culture Festifal 

Kairo, Informatika- Suarakan semangat persatuan antar pelajar asing, Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir, sukses mengadakan acara Asian Culture Festival, Sabtu, (18/11/17) di Aula Sholah Kamil, District 6. Acara ini merupakan kolaborasi  pelajar dari total 9 Negara Asia. Tentunya acara ini berhasil menarik perhatian dan rasa antusias Masisir dan banyak pelajar asing lainnya. Menurut data, pengunjung yang datang mencapai angka 750 orang.

Acara ini dihadiri juga oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Usman Syihab, Duta Besar Pakistan, Duta Besar Bangladesh dan beberapa utusan dari kedutaan Malaysia. Acara dimulai pada pukul 11.15 Clt dan berakhir pada 17.15. Diawali dengan pembukaan dan sambutan presiden PPMI sekaligus ketua Persatuan Pelajar Asia, Pangeran Arsyad, Lc, dilanjutkan sambutan dari Duta Besar Indonesia yang diwakili oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Dr.Usman Syihab, dalam sambutannya beliau menyatakan, bahwa Indonesia juga negara yang beragam, namun keragaman itu bukanlah penghalang untuk bersatu.
Doc; Salah satu penampil dari negara Kyirgistan


Kemudian dilanjutkan dengan Grand Opening acara penampilan Asian Culture Festival dan penyerahan Cinderamata. Acara resmi dibuka secara simbolis oleh Atdikbud Dr. Usman Syihab didampingi oleh Dubes dari Negara lain. Acara Ini mengangkat tema "Diversity In Spirit of Unity" yang menunjukkan bahwa keragaman dan perbedaan yang ada bukanlah untuk memisahkan justru untuk saling melengkapi, dan menjadi sebuah kekuatan untuk bersatu. Seperti yang disampaikan Kesembilan Negara yang ikut serta dalam acara ini menampilkan penampilan terbaik dan memukau di hadapan hadirin. Yaitu;

Indonesia sebagai pemprakarsa acara menampilkan; Nasyid dari Ikatan Persatuan Qari dan Qariah Indonesia (IPQI), Tari Saman, dan Tapak Suci. Kazakhstan menampilkan Musik Dombra, Dalla dan Tarodud Ruhiyah. Pakistan, Kyrgistan dan Filipina masing-masing menampilkan musik nasyid, Afganistan menampilkan video kebudayan sejarahnya serta Ros'ul Wathoni, Bangladesh menampilkan seni pantomim, sementara negeri tetangga Singapura menampilkan nasyid Zapin, dan Malaysia menampilkan Silat Pusaka Gayung.

Selain itu Yusuf Abdullah, selaku ketua panitia pelaksana Asian Culture Festival juga menyampaikan "Acara ini sangat bagus dan erat nilainya dengan persatuan serta kebudayaan, pelajar negara-negara asia dapat menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi, sebagai panitia pelaksana kita sangat bangga bisa menjalankan acara besar ini dengan sukses dan lancar meski terdapat beberapa kendala di lapangan namun dengan kerjasama panitia, dapat di atasi dengan baik dan Alhamdulillah semua orang puas. Harapannya, agar acara ini bisa menjadikan pelajar internasional semangat dalam persatuan dan tetap dilanjutkan dan lebih diperbaiki untuk kedepannya".


Selain penampilan kebudayaan dalam Festival juga dimeriahkan oleh beberapa stand bazar dari Indonesia dan negara-negara lain, berupa makanan, beberapa pajangan dan souvenir. Bazar-bazar ini juga tak kalah menarik dari penampilan para peserta. Terlihat dari ramainya para pengunjung yang mengelilingi bazar untuk melihat dan berfoto dengan atribut yang tersedia.

Reporter; Mufida Nur Afiya
Redaktur ; Albi Tisnadi Ramadhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar