Kuliah Umum Tentang Ahmad Dahlan oleh Atdikbud Kairo di Saaqiyah el Sawy Mesir - Informatika Mesir

Breaking

Senin, 16 Oktober 2017

Kuliah Umum Tentang Ahmad Dahlan oleh Atdikbud Kairo di Saaqiyah el Sawy Mesir

Dr. Usman Syihab saat memberikan Kuliah Umum (Foto Asisten Atdikbud/Albi Tisnadi)

Kairo, Informatika Mesir – Jum’at (13/10)  Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia untuk Mesir, Dr. Usman Syihab, memberikan kuliah umum bertajuk Ahmad Dahlan dan Resolusi Peradabannya di Yayasan Kebudayaan el Sawy, Zamalik Mesir. Turut hadir dalam acara ini pegiat filsafat Mesir dan puluhan Mahasiswa Indonesia di Mesir. Yayasan Kebudayaan el Sawy adalah tempat bergengsi  para ahli dari berbagai bidang keilmuan baik Mesir maupun non Mesir untuk memberikan sebuah presentasi ilmiah.

Tema yang diangkat dianggap penting karena selain mengabarkan nilai Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyahnya, juga  sebagai kampanye pokok-pokok pemikiran orang Indonesia. Atdikbud Kairo ini menambahkan bahwa organisasi Muhammadiyah merupakan salah satu proyek kebudayaan yang sangat besar  pengaruhnya di Indonesia dan masyarakat dunia Islam.

“Dalam kesempatan ini, saya mencoba betul-betul mengajak mereka untuk lebih detil mengetahui tentang Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah,” jelas Dr. Usman.

Selain menjelaskan tentang Ahmad Dahlan dan pergerakan sosial pendidikannya, Dr. Usman Syihab memberikan sebuah opini bahwa Jakarta akan menjadi  pusat peradaban, seperti halnya dulu Damaskus ataupun Kairo dalam poros Islam. Hal ini yang diyakini oleh ahli ilmu Sosial Malik bin Nabi pada tahun 1949 yang lalu. Ramalan dari ahli ekonomi dunia serta Yayasan-Yayasan Konsultan Ekonomi juga meramalkan tahun 2030 Indonesia akan menjadi 5 kekuatan besar ekonomi dunia.

Acara kuliah umum ini dimulai pada pukul 18.00 waktu Kairo di sebuah ruangan bernama Nâdiy as-Sâqiyah lilFalsafah, ruangan tersebut hanya digunakan untuk perbincangan bertema pemikiran. Kuliah umum diawali dengan pembukaan dari moderator acara sekaligus pendiri dari Yayasan,  Muhammad Abdul Mun’im el-Sawy, dilanjutkan dengan pemaparan makalah yang disampaikan kurang lebih selama satu jam. Di akhir sesi, diadakan sesi diskusi tanya-jawab. Beberapa warga Mesir tampak antusias bertanya tentang materi yang dibawakan.

Dr. Usman Shihab adalah warga negara Indonesia pertama yang memberikan kuliah umum di tempat ini, itu dikarenakan tidak setiap orang dapat berbicara di tempat ini.

“Biasanya, yang berceramah di sini adalah orang-orang terkenal Mesir dan tamu-tamu khusus,” tutur alumni Aqidah Filsafat Universitas Al-Azhar Kairo ini.

Dia menjelaskan bahwa kedepannya Yayasan Kebudayaan el Sawy akan lebih terbuka pada warga Indonesia, terkhusus jika tema yang akan dibawakan baik dan bermanfaaat.

Rep. Albi Tisnadi - Umar Syahri
Red. Abdul Fatah Amrullah

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar