Adakan Bincang Santai, KMM Hadirkan Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Padang Panjang - Informatika Mesir

Breaking

Sabtu, 14 Oktober 2017

Adakan Bincang Santai, KMM Hadirkan Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Padang Panjang




Informatika Mesir, Kairo - Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM) kembali kedatangan tamu istimewa dari Indonesia di Rumah Gadang pada Jumat, (13/10/17). Dalam  kesempatan bincang kali ini materi disampaikan oleh akademisi ranah Minang yang melawat ke Mesir sejak 10 Oktober lalu. 

Di antara pemateri tersebut yaitu Fauziah Fauzan El Muhammady, SE. Akt, M.Si yang kini menjabat sebagai Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Padang Panjang, bersama Syarifatul Hayati, Lc. MA selaku ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Diniyyah Putri Padang Panjang dan Yendri Junaidi, Lc. MA selaku wakil ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Diniyyah Putri Padang Panjang. 

Dalam penyampaiannya di hadapan mahasiswa Minangkabau, Fauziah Fauzan El Muhammady menyampaikan empat dari  tujuh skill yang harus dimiliki mahasiswa untuk mencapai kesuksesan, diantaranya:

1. Kemampuan untuk fokus, mengerjakan sesuatu sampai tuntas dan mengabaikan hal-hal yang tidak berkaitan dengan tujuan.
2. Kemampuan untuk pindah dari satu fokus ke fokus yang lain. Hal ini yang akan membuat seseorang untuk mencapai kemampuan ikhlas lebih cepat.
3. Kemampuan untuk menyerap pengetahuan dan menyimpannya untuk jangka waktu yang lama.
4. Kemampuan untuk bisa memaksa diri melakukan hal yang harus dilakukan walaupun tidak disukai.

Ia juga menyampaikan harapan kepada para mahasiswa Minang  untuk  berkiprah setelah berhasil menamatkan studi di Mesir dan bersama-sama mengelola kampung halaman menjadi lebih baik. Ia mengatakan bahwa Mesir adalah Negara ke 26 yang telah dikunjungi setelah Maroko.

Syarifatul Hayati, Lc. MA bercerita tentang pengalamannya  ketika belajar di universitas Al Azhar Mesir. Ia yang pernah menjabat sebagai ketua keputrian KMM pada tahun 1997/1998 dan ia lulus sebagai alumni strata satu universitas Al Azhar Fakultas Dirasat Islamiyyah Jurusan Syari’ah.

“Kita sebagai mahasiswa yang kini berada di negeri rantau ini harus bersatu. Harus bersatu dalam artian menyamakan persepsi kalau kita ini adalah pemimpin di masa yang akan datang," tuturnya.

Dalam kesempatan ini hadir Yendri Junaidi, Lc.MA alumni strata dua universitas Al Azhar Mesir Fakultas Ushuluddin, Jurusan Hadist, ia menyampaikan dua hal penting yang harus dilakukan oleh penuntut ilmu. Yaitu, pertama harus memberikan perhatian besar kepada ilmu-ilmu alat seperti nahwu, sharf dan sebagainya. Kemudian yang kedua adalah senatiasa mencari guru untuk belajar, tidak hanya mengandalkan diri sendiri. 

Acara temu ramah dan bincang santai ini dimoderatori oleh Wahyudi Nurman Adnan, acara bincang santai ini diawali dengan sambutan oleh ketua Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM), Muhammad Al Fatih, Lc.

Acara yang juga dihadiri oleh wakil presiden PPMI Fakhri Emil Habib diakhiri dengan takrim mutafawwiqin mahasiswa Minang yang berhasil mendapatkan predikat mumtaz, jayyid jiddan dan jayyid, kemudian acara ditutup dengan sesi foto dan makan malam bersama.


Reporter : Mufida Afiya 
Redaktur : Vivi Nofiyantika 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar