Bumikan Semangat Tajdid Syekh Ali Jum’ah, Senior Santri Al-Azhar Dorong Masisir Hadiri Halaqah Masyayikh Al-Azhar - Informatika Mesir

Breaking

Jumat, 15 September 2017

Bumikan Semangat Tajdid Syekh Ali Jum’ah, Senior Santri Al-Azhar Dorong Masisir Hadiri Halaqah Masyayikh Al-Azhar

Doc. Muslimedianews.com

Terobosan baru dalam dunia keilmuan Masisir baru-baru ini datang dari para senior santri Al-Azhar yang mendorong segenap mahasiswa Indonesia untuk giat menghadiri talaqqi yang diampu oleh para Syekh Azhar. ‘’Sebenarnya kita (mahasiswa Indonesia – Red.) ini ketinggalan. Saya sudah lama ikut group WA info talaqqi yang terdiri dari banat berbagai negara di Asia Tenggara yang bernama 'Muta’atthisyāt li al-‘Ilm'," ucap ustazah Dr. Hilma Rasyida kepada Kru Informatika ORSAT ICMI Kairo, Kamis, (14/09).

Dr. Hilma Rasyida mengatakan bahwa ia merasa bangga kepada mahasiswa Indonesia yang rajin mengikuti talaqqi, namun ia merasa gelisah, ketika tempat talaqqi banyak dicari, sedang banyak info yang tidak terakses oleh para mahasiswa. “Talaqqi banyak dicari, tapi kadang info tentang talaqqi, tempat dan jadwalnya tidak diketahui secara jelas.” Dirinya juga kadang bingung, ketika ada info kemana akan ia salurkan, “Alhamdulillah saya sendiri jarang ketinggalan info, tapi merasa kesulitan menyebarkan info yang saya dapat dari sana (WA group Asia Tenggara),” ucapnya.

Akhirnya dengan sebab itulah, Dr. Hilma Rasyida mengajak senior santri Al-Azhar untuk membuat kemudahan bagi para mahasiswa dalam mengakses info-info talaqqi.  Ia menganggap bahwa talaqqi merupakan metode dasar dalam menguasai ilmu hingga akhirnya ia terpanggil untuk menggagas WA group “Thullāb Arwiqah Al-Azhar”. “Membuat group info talaqqi ini, hanya ingin membantu bagi yang kesulitan mengetahui atau berbagi informasi tentang talaqqi yang ada,” tuturnya.

Sesama senior santri Al-Azhar, Dr. Mahkamah Mahdi mengatakan bahwa group WA yang telah digagas Dr. Hilma itu bertujuan untuk berbagi info mengaji, ia melihat bahwa WA hari ini bisa dijadikan alat informasi yang efektif untuk berbagi info. “Media WA lebih cepat dan mudah diakses, jadi dipandang perlu untuk buat grup,” terangnya.

Dr. Mahkamah juga menceritakan ihwal sejarah halaqah ilmu di Al-Azhar. Ia mengatakan bahwa Syekh Ali Jum’ah, Dewan Ulama Senior Al-Azhar sekaligus mantan Mufti Mesir  adalah orang yang pertama kali menginisiasi kembali lahirnya halaqah ulama Azhar ini. Awalnya, pada tahun 1998, Syekh Ali Jum’ah mendapat persetujuan dari Kementerian Wakaf untuk memulai kembali halaqah di Azhar dengan metode klasik.
Doc. Dr. Ali Goma

Dr. Mahkamah kemudian menjelaskan respon ulama Azhar kepada misi Syekh Ali ini. Ia menuturkan bahwa sebenarnya, talaqqi ini adalah bagian dari proyek tajdid Syekh Ali Jum’ah, dan tajdid harus berawal dari pendidikan yang memadai. Untuk ilmu-ilmu Islam, metode pendidikan Al-Azhar klasik masih menjadi tumpuan harapan. Dengan buku-bukunya yang sudah terbukti mencetak ribuan ulama, dan program ini direspon positif. Terbukti dengan bergabungnya sejumlah masyayikh, Syekh Hassan Syafi’i ikut mengajar masterpiece ilmu kalam, Al-Mawāqif, bahkan Syekh Azhar Ahmad Tayyib juga dengan mengampu Al-Mustasfa.

Sejak 1998 lah halaqah di Al-Azhar ramai oleh para penuntut ilmu. Setiap hari halaqah Syekh Ali Jum’ah dihadiri ratusan orang dan kemudian halaqah tersebut berlangsung sampai sekarang bahkan dengan perkembangan yang luar biasa. Banyak yang mengikuti langkah Syekh Ali ini dengan dibukanya pusat-pusat talaqqi seperti Madyafah Syekh Ismail Shodik Al-Adawi, Madyafah Syekh Umran Ad-Dah, Madrasah Tijaniyah, dll. Begitulah ringkasan sejarah singkat halaqah ilmu di Al-Azhar sebagaimana penjelasan Dr. Mahkamah Mahdi.

Rep. Abdul Fatah Amrullah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar