Senat Ushuludin 2017/2018, Senat Terbaik Sepanjang Masa - Informatika Mesir

Breaking

Selasa, 15 Agustus 2017

Senat Ushuludin 2017/2018, Senat Terbaik Sepanjang Masa



Red : Pelantikan Pengurus Senat Mahasiswa Ushuludin yang Dipimpin oleh Fakhri Emil Habib
“Senat tahun ini akan menjadi senat terbaik sepanjang masa!” Arief Mughni, Ketua Senat Ushuludin Periode 2017/2018.

Informatika, Kairo – Aula KSW kemarin sore (14/8/2017) laksana saksi yang merekam jejak awal langkah Arief Mughni dan pengurus Senat Ushuludin dalam mengemban amanat. Puluhan pasang mata yang hadir turut ikut andil menyaksikan 42 pemuda dan pemudi berbaris rapih mengucap sumpah demi kemajuan Senat Ushuludin tahun ini.

Menurutnya, jumlah 42 merupakan jumlah yang sangat ideal untuk kelancaran dan kemajuan senat Ushuludin. Dalam sambutannya Arief mengatakan bahwa pengurus senat tahun ini terbilang banyak  dikarenakan animo antusiasme anggota senat Ushuludin untuk menjadi pengurus terbilang besar. Hal ini terlihat dari banyaknya yang mengajukan diri untuk ikut berkontribusi dalam Senat, setelah sebelumnya ia memilih sebagian pengurus dari Panita SPL Ushuludin kemarin.

“Jumlah 42 ini bagai Kaum Anshor dan Muhajirin, kaum Anshor merupakan kawan-kawan yang terjun sebagai panitia SPL kemarin, sementara Muhajirin ialah kawan-kawan yang bersedia ikut membantu dan berkontribusi dalam senat Ushuludin. Kedua kelompok ini akan saling melengkapi satu sama lain.” Kata Arief.

Red : Arief Mughni memberikan sambutan ketua
Selain itu ia juga menekankan pentingnya sebuah kebersamaan dalam  menanggung amanah. Ia menganalogikan bahwa dirinya bagai percikan api, yang tidak akan berkobar tanpa adanya kayu-kayu bakar. Percikan api itu adalah dia sebagai ketua, dan kayu bakarnya adalah seluruh pengurus senat. Ia menambahkan bahwa target pencapaian Senat tahun ini adalah terbaik sepanjang masa, maka dari itu perlu totalitas dan integritas dari segenap pengurus.

Senada dengan Arief dan para pengurus Senat Ushuludin dalam komitmennya memajukan akademisi Masisir, Fakhri Emil Habib, Wakil Presiden PPMI, menekankan bahwa PPMI akan berkomitmen untuk memajukan bersama akademisi Masisir. Namun menurutnya setiap elemen diharapkan untuk saling bersinergi dan berkomunikasi demi niat baik ini.

Selain itu ia juga berwasiat kepada para hadirin, bahwa pada hakikatnya Penjurusan seorang tholibul ilm baru dapat terealisasi setelah ia menapaki derajat Mufti. Dalam hal ini ia mencontohkan bahwa seorang Ibnu Hajar ‘Asqolani yang terkenal sebagai seorang Muhaddist sebelumnya telah menjadi Mufti bagi madzhab Syafi’i. Maka ia berpesan bagi para pengurus senat agar membimbing para junior untuk menuntut ilmu sesuai metode yang benar.

Red : Sambutan Wakil Presiden PPMI, Fakhri Emil Habib
”jangan karena fakultas kita mengabaikan kewajiban. Hal ini digambarkan seperti mengambil lauk dan meninggalkan nasi. Mendapat enaknya tapi tidak merasakan kenyang.  Pastikan mahasiswa untuk mematangkan setiap bidang agama terlebih dahulu. Fiqhnya harus sampai Minhaj, Aqidahnya harus sampai Jauhar Tauhid, dan Akhlaqnya harus sampai Ihya Ulumidi.  Layaknya para mufti terdahulu mereka mengutamakan akhlaq,fiqh dan juga aqidah” tegas Wakil Presiden PPMI asal Tanah Minang ini.

Fitriatun Nisa yang bertindak sebagai Dewan Konsultatif yang kami wawancarai juga mengutarakan harapannya pada Senat Fakultas Ushuludin, “ harapan saya, mahasiswa ushuluddin bisa ikut serta mengharumkan Indonesia bahkan tidak hanya Indonesia tapi bisa menjadi contoh di dunia.” Jelas Mahasiswi asal Bogor ini.

Sementara itu, di waktu terpisah Kholilurrahman yang bertindak sebagai ketua Panitia menjelaskan acara ini dipersiapkan selama 4 hari dan menghabiskan dana 1200 Le. Ia mengutarakan dana  didapat dari proposal dan kas senat. Selain itu Ia menambahkan bahwa sejak awal  terpilihnya panitia tujuannya adalah untuk kaderisasi. “Panitia hanya berjumlah 10 orang, dan itupun masih mayoritas anak baru, pada awalnya kami mengalami kesulitan karena banyak yang belum memahami pekerjaan. Namun ini adalah bentuk pengkaderan dari kami.” Kata Mahasiswa asal Madura ini.

Acara dilanjutkan dengan upgrading yang langsung dikomandoi oleh Ketua Senat Fakultas Ushuludin Demisioner, Afifudin. Dalam upgrading ini para Dewan konsultatif dan Badan Pengawas Organisasi memberikan arahan dihadapan seluruh pengurus terlantik.  Progaram kerja selanjutnya ialah kembali mengumpulkan pengurus dan merancang program kerja Senat Fakultas selama satu tahun ke depan.
Red : Gladi Iqrar Pengurus yang dipimpin oleh Ketua Senat
Rep : Madarina
Red : Albi Tisnadi Ramadhan.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar