Sambut Hari Raya Idul Adha 1438 H , KMM Undang Syaikh Dārul Iftā Mesir Isi Kajian - Informatika Mesir

Breaking

Rabu, 30 Agustus 2017

Sambut Hari Raya Idul Adha 1438 H , KMM Undang Syaikh Dārul Iftā Mesir Isi Kajian


Informatika Mesir - Dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha, Divisi Pendidikan Dewan Pengurus (DP) Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM) mengadakan kajian Fikih Kurban dan Akikah bersama Syaikh Mustafa Zaglul As-Syafi'i, Anggota Dewan Fatwa Dārul Iftā Mesir  di Aula Rumah Gadang KMM, dengan mengkat tema kajian, "Hukum-hukum Kurban  dan Akikah dari kitab Syarah Fathul Qarīb Al-Mujīb Karya Syaikh Ibn Qāsim Al-Ghāzī, Selasa (29/08).

Syaikh Musthafa membuka kajiannya dengan memberikan sebuah nasehat kepada segenap hadirin untuk giat menuntut ilmu agama kepada sumber utamanya yaitu para ulama.“Menuntut ilmu syar’i yang benar akan lebih menjaga diri kita dari berbagai bisikan bisikan syubhat yang banyak datang di zaman ini,” tutur beliau yang disimak dengan seksama oleh seluruh hadirin yang datang.

Selanjutnya Syaikh menjelaskan tentang semua hal mengenai Kurban dengan sangat detil. Mulai dari definisi, hukum, syarat, serta jenis-jenis hewan kurban dan akikah beliau kupas dengan jelas. Hal ini yang membuat fokus para hadirin tidak henti-hentinya menyimak setiap kata yang dibawakan Syaikh.

Yang menarik dari kajian malam itu adalah apresiasi Syaikh kepada para peneliti keilmiahan kurban dan akikah, seakan beliau mendorong kepada para penuntut ilmu untuk terus ngaji dan mengkaji ilmu-ilmu agama dengan berkesinambungan dan komprehensif.  “Kalian tahu setiap detail ketentuan-ketentuan hukum bagi hewan kurban , baik dari segi umur dan jenis semuanya, ada hikmah-hikmah besar yang telah Allah tunjukkan pada orang-orang ratusan abad tahun lalu,  dan semakin luas penelitian para llmuan pada abad  kini,” kata Syaikh kepada hadirin.

Beliau sendiri memaknai Idul Adha ini sebagai momen umat Islam untuk memetik pelajaran ikhlas dan sabar. “Idul Adha merupakan hari raya korban , pengorbanan kita dalam melawan maksiat, pengorbanan kita dalam melawan tipu daya setan, juga hari  pelajaran bagi kita tentang kisah nabi Ismail AS, pelajaran taat dan sabar kepada Sang Kekasih," jawab Syaikh saat Kru Informatika mewawancai beliau usai acara.

Syaikh juga menyinggung esensi haji dalam kesempatan ini,  Syaikh katakan bahwa momen Idul Adha juga sebagai momentum untuk mengambil hikmah dari perjalanan haji umat muslim,  dimana umat muslim dari berbagai ras dan golongan dari seluruh penjuru dunia datang ke satu tempat yang sama. Dari haji ini, menurut Syaikh, haji identik dengan tawahhud , yakni momen  persatuan seluruh umat Islam. "Ingat, umat Islam itu memiliki syiar dan akidah yang satu dan juga tujuan yang satu. Seyogyanya momen haji ini bisa mengurangi perpecahan antar sesama umat muslim, dan ketahuilah Islam itu awalnya berasal dari negara yang satu," ucap Syaikh.

Acara in ini juga dirangkai dengan salat gaib berjama'ah untuk salah seorang senior KMM, yaitu almarhum ustaz Muhammad Jailani, Lc. Agenda acara dimulai pukul 19.30 CLT dan berakhir pukul 22.30. Tidak ketinggalan,  menu ikan rendang serta sambal lado menjadi penutup kajian ini,  setelah sebelumnya Syaikh berdo'a untuk kejayaan umat muslim di seluruh dunia.


Rep. Yusuf Abdullah
Red. Abdul Fatah Amrullah





Tidak ada komentar:

Posting Komentar